Home

Kamis, 30 Januari 2014

11 Kunci Untuk Membangun Kepercayaan




pondasi dari setiap hubungan, entah itu bisnis, pasangan, orang tua, klien, ataupun teman, adalah kepercayaan. Kepercayaan bukan suatu hal yang dapat dibangun dengan sekejap mata, melainkan melalui sebuah kebiasaan yang konsisten dalam hubungan interaksi anda.

Dibawah ini adalah 11 bentuk kebiasaan yang dapat meningkatkan tingkat kepercayaan dalam hubungan interaksi anda:

1.    Transparan

Jangan mencoba menyembunyikan sesuatu dari orang lain. Jauhkan dari segala macam agenda/rencana tersembunyi. Anda mungkin berpikir anda dapat mengelabui mereka. Namun perlu anda ketahui, kebanyakan orang memiliki intuisi yang baik, dan meskipun mereka tidak mengetahui persis apa sebetulnya rencana tersembunyi anda, mereka setidaknya memilki perasaan yang kurang enak berada didekat anda. Biasanya orang – orang yang mempunyai rencana tersembunyi akan terlihat dari bahasa tubuhnya.

Jika mereka merasa tidak nyaman berada di dekat anda, mereka juga tidak akan bisa menaruh kepercayaan kepada anda.


2.    Tulus

Hal ini mirip dengan poin nomor satu. Katakanlah sesuatu dengan jujur. Jangan coba – coba untuk mengelabui orang lain dengan kata – kata anda, seperti memberi pujian palsu atau pura – pura memberi dukungan. Sekali lagi, orang – orang mempunyai semacam detektor.

Ketika seseorang mengetahui bahwa anda betul – betul tulus. Kepercayaan mereka akan meningkat kepada anda. Orang – orang menyukai kebenaran.


3.    Fokus Anda Menambah Nilai

Dalam setiap hubunan, fokuskan pada tindakan – tindakan yang menyentuh hati seseorang. Bekerja keraslah untuk itu, karena ketika anda berhasil memberi nilai tambah pada kehidupan seseorang, mereka tidak hanya merasakan bahwa anda berada dipihaknya, mereka juga akan memiliki dorongan untuk melakukan hal yang sama kepada anda. Contohnya, dalam hubungan bisnis adalah anda melakukan suatu hal lebih cepat dari yang dijanjikan. Dalam hubungan pribadi adalah anda fokus pada memenuhi keinginan pasangan anda daripada keinginan anda sendiri.



4.    Hadirlah Dengan Seluruh Jiwa Raga Anda

Dimana saja anda berbicara dengan seseorang, buatlah ia menjadi fokus utama. Jangan berpikir tentang kerjaan di kantor ketika anda berada di rumah dan berbicara dengan pasangan anda. Sebaliknya, jangan berpikir tentang kondisi di rumah ketika anda sedang bersama klien. Hadir dengna seluruh jiwa raga anda berarti anda memberikan waktu yang berkualitas dan waktu yang berkualitas yang akan membangun kepercayaan.


5.    Perlakukan Selalu Orang Dengan Hormat

Semenjak kecil kita selalu diajarkan oleh orang tua dan guru kita untuk berlaku hormat pada orang lain. Namun, karena pengaruh lingkungan, nilai – nilai tersebut mulai luntur, kita malah terbawa pada kebiasaan buruk meremehkan orang lain. Hal ini termasuk perilaku membicarakan hal – hal yang kurang baik di belakang seseorang. Ingatlah, martabat orang lain sebagai manusia, mereka berhak diperlakukan dengan hormat. Ketika orang – orang mengetahui bahwa anda selalu memperlakukan mereka dengan hormat, maka orang – orang pun akan menaruh banyak kepercayaan pada anda.


6.    Ambillah Tanggung Jawab

Ketika diri anda sedang berantakan, segeralah bereskan diri anda tanpa terkecuali. Orang lain tidak akan mengerti dan mungkin tidak akan peduli dengan permasalahan yang anda alami. Lupakan mencari – cari alasan dan ambillah saja tanggung jawab yang diberikan pada anda, tidak pelu banyak berpikir. Pembenaran dan membuat alasan mungkin membantu anda dalam jangka pendek, namun untuk jangka panjang, justru akan menurunkan tingkat kepercayaan orang terhadap anda. Dewasa ini, berani bertanggung jawab merupakan karakter yang sulit ditemukan dimana kebanyakan orang lebih sering menghindari konsekuensi negative akibat perbuatan mereka. Berinlah untuk membuat perbedaan maka anda akan merebut kepercayaan dari orang lain.


7.    Fokus Pada Umpan Balik

Kecuali anda adalah seorang pembaca pikiran, satu – satunya cara anda dapat mengetahui seberapa baik hubungan anda dengan seseorang adalah dengan cara meminta umpan balik (feedback) dari orang tersebut. Jangan hanya pasif menunggu orang memberi umpan balik pada anda, namun anda harus aktif memintanya. Kebanyakan orang takut untuk memberikan umpan balik kepada anda. Terimalah semua umpan balik, baik yang positif maupun negative, dan sebisa mungkin rubahlah kebiasaan anda yang kurang baik berdasarkan umpan balik tersebut.


8.    Terimalah Kritikan Dengan Baik

Belajarlah untuk mengatasi kritik dengan rasa syukur. Dibanding anda bertahan (defensive), pertimbangan apa yang orang lain katakana, mungkin ada benarnya. Menutup diri dari segala kritik mempunyai dampak menutup segala komunikasi.

Dalam beberapa kasus, kritik mungkin ada tidak benarnya. Untuk contoh ini, anda mempunyai kesempatan untuk menunjukkan empati. Cobalah mengerti permasalahan seseorang dari sudut pandangnya. Mungkin kritik hanyalah sekedar luapan emosi dari kekesalan yang mereka miliki pada anda. Kerelaan anda untuk tidak mengambil sikap bertahan justru akan meningkatkan rasa kepercayaan dalam hubungan anda dan orang tersebut.


9.    Berbudi Bahasa yang Baik

Berbudi bahasa yang baik harus dapat anda pegang teguh. Hanya ucapkan kata – kata yang baik kepada orang – orang, meskipun orang tersebut tidak berkata baik kepada anda. Cepatlah meminta maaf ketika anda mengetahui bahwa anda salah.

Mengapa anda harus melakukan ini? Pertama, bayangkan apa yang anda rasakan jika orang- orang mendapatkan pengalaman yang baik bersama anda. Kedua, bayangkan tingkah laku orang – orang yang akan ikut terbawa menjadi lebih baik karena mereka berada dekat terus dengan anda. Orang – orang akan menaruh kepercayaan besar kepada anda.


10. Memegang Janji

Janji adalah sesuatu yang memilki dampak yang sangat kuat. Tepatilah semua janji yang telah anda buat. Buatlah kata – kata anda jauh lebih kuat dibanding kontrak tertulis apapun, dan jangan sekali – kali membuat janji kosong. Alhasil orang – orang akan menghargai anda dan menaruh kepercayaan yang tinggi kepada anda.


11. Konsisten

Yang tidak kalah penting, konsistenlah dengan perilaku – perilaku diatas. Jangan hanya sesekali saja anda melakukannya. Konsistensi adalah kunci untuk menjaga kepercayaan orang lain kepada anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar